Minggu, 13 Januari 2013

Saran Dokter untuk Mengatasi Insomnia

Bagi banyak orang, insomnia sungguhlah menganggu. Di saat semua orang sudah terlelap, para penderita insomnia masih sulit untuk memejamkan mata. Bahkan saat kebanyakan orang telah bersiap untuk beraktivitas di pagi hari, para penderita insomnia justru baru saja terbenam di peraduannya.

Insomnia biasanya hadir akibat beberapa faktor seperti kurangnya aktivitas olahraga, stres, indikasi penyakit serius, dan sebagainya. Insomnia tidak akan terjadi berlarut-larut jika kita mengetahui cara efektif untuk mencegah terjadinya insomnia. Beberapa cara berikut dapat menjadi petunjuk Anda untuk mengatasi terjadinya insomnia:

1. Stop konsumsi kafein, alkohol, dan rokok di malam hari
Kafein, alkohol, dan rokok adalah beberapa pemicu terjadinya insomnia. Hindari kafein, rokok dan minuman beralkohol pada sore dan malam hari untuk memudahkan Anda terlelap.

2. Atur kondisi kamar
Semakin gelap dan temaram lampu yang Anda pasang di dalam kamar, semakin baik pula kualitas tidur Anda. Buatlah kamar Anda tenang tanpa ada suara lain. Kondisi gelap pada kamar bisa mempercepat keluarnya hormon penenang (melatonin) dari otak, sehingga Anda pun dapat tertidur pulas.

3. Tempat tidur hanya untuk tidur
Tidak ada yang melarang Anda memelihara dan mengajak binatang peliharaan Anda tidur bersama di satu tempat tidur. Tapi jika Anda sudah mengalami kesulitan tidur di malam hari, tak ada salahnya untuk membiarkan binatang Anda tidur di kandangnya. Jangan juga jadikan kamar Anda tempat untuk membaca, menonton, atau bermain bersama binatang kesayangan. Ini akan mempersulit Anda tidur lelap di kamar.

4. Lakukan aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga dapat memicu insomnia. Untuk itu berolahragalah secara teratur di pagi hari dan bukan di malam hari. Olahraga baik dilakukan pada pukul enam pagi dan sebaiknya jangan 3-4 jam sebelum waktu tidur Anda. Aktivitas olahraga di malam hari dapat membuat tubuh Anda tetap aktif dan belum ‘rela’ diajak terlelap.

5. Cukupkan porsi makan
Hindari mengonsumsi makanan dan minuman terlalu banyak sebelum Anda berniat untuk tidur. Nikmatilah makan malam Anda maksimal dua jam sebelum tidur.

6. Tanpa pemaksaan
Jangan paksa diri Anda untuk tidur jika memang belum ingin tidur. Biarkan Anda terlelap dengan sendirinya tanpa memejamkan mata yang dibuat-buat. Menikmati susu hangat atau membaca selama 30 menit sebelum tidur dapat membantu Anda lebih cepat mengantuk.

7. Hindari tidur siang
Alasan lain yang menyebabkan insomnia adalah rutinitas tidur siang. Hindari aktivitas ini untuk mempermudah Anda mengantuk di malam hari. Tidur dan bangunlah pada waktu yang sama setiap hari sehingga tubuh Anda terbiasa dengan ritme tersebut.

8. Atur posisi tidur
Jika keletihan dan nyeri punggung adalah alasan mengapa Anda mengalami insomnia, cobalah untuk mengatur ulang posisi tidur Anda. Letakkan bantal pada lutut dan tidurlah menyamping. Posisi ini dapat mengurangi pegal punggung dan menegakkan posisi punggung. Dengan begitu Anda dapat tidur lebih lelap.


Jika insomnia masih berlangsung lebih dari satu bulan, segera periksakan diri Anda ke dokter guna mendapat pengobatan lebih lanjut, karena insomnia juga mengindikasikan adanya gangguan kesehatan seperti alergi, depresi, asma, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar